-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Group Rekanan Putra Perdana Masih Misterius, Kadis PUPR Tanjungbalai "Bungkam"

Senin, 02 Agustus 2021 | Agustus 02, 2021 WIB Last Updated 2021-08-02T07:35:59Z

Tanjungbalai, sumutposonline.com - Group Rekanan Putra Perdana yang disebutkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Tanjungbalai saat diambil kesaksiannya dalam sidang kasus penyuapan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Stefanus Robin Fattuju di Pengadilan Tipikor Medan masih menjadi misterius. 

Pada kesaksian sidang yang dipimpin oleh hakim ketua As'ad Rahim Lubis, seperti yang dikutip dilaman media rri.co.id Kadis PUPR Kota Tanjungbalai Tety Juliany mengakui ada dimintai uang oleh Walikota Non Aktif sebesar Rp. 200 Juta namun hanya mampu memberikan Rp. 25 Juta dan sisanya M. Syahrial menyarankan agar melakukan pendekatan dengan para rekanan di lingkungan Dinas PUPR Kota Tanjungbalai. 

" Sebagai kompensasinya grup rekanan Putra Perdana akan mendapatkan pekerjaan proyek TA.2021 Yang Mulia, " urainya (kadis PUPR red-). 

Tety Juliany juga membenarkan, atas perintah terdakwa kepada salah seorang ajudan, rekanan diminta langsung mentransfer uang kepada seseorang bernama Riefka Amalia, saudara teman perempuan oknum penyidik pada KPK, Stepanus Robinson Pattuju. 

Ketika sumutposonline.com melakukan penelusuran dengan mengkonfirmasi Ketua Badan Pimpinan Kota Himpunan Perusahaan Kontruksi Indonesia ( BPK HIPSINDO ) Kota Tanjungbalai Ibnu Santoso Menyatakan bahwa dalam asosiasi yang beliau naungi tidak ada bergabung nama comanditer Putra Perdana. 

Hanya saja Ibnu menjelaskan nama comanditer lain dengan pimpinan namanya sama persis dengan disebutkan oleh kadis PUPR Kota Tanjungbalai tersebut ada bergabung dalam Asosiasi BPK HIPSINDO Kota Tanjungbalai. 

" oh gak ada bang (Putra Perdana Group-red), yang ada nama comanditernya Darren Perdana berhimpun di Asosiasi Ku bang, dengan direkturnya Putra Perdana " sebut Ibnu Santoso. 

Namun saat sumutposonline.com memberikan hak jawab kepada kadis PUPR Kota Tanjungbalai dengan menlakukan konfirmasi melalui nomor WhatsApp, Senin (2/8/2021) apakah Group rekanan Putra Perdana yang beliau sebutkan dalam kesaksian tersebut adalah nama Putra Perdana Direktur dari CV. Darren Perdana, Tety Juliany memilih hanya membaca pesan yang dikirim tanpa menjawabnya.
(Syafrizal Manurung/SP) 
×
Berita Terbaru Update