-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Mabes Polri Diminta Untuk Menggerebek Judi dan Narkoba di Pasar 7 Helvetia

Jumat, 12 November 2021 | November 12, 2021 WIB Last Updated 2021-11-15T01:43:07Z

Sumatra Utara, sumutposonline.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jendral Listyo Sigit, M.Si dan Kepala Kepolisian Daerah Sumatra Utara Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, M.Si harus segera cepat bertindak untuk merajia dan menutup lokasi perjudian dan peredaran Narkoba di Pasar 7 Helvetia - Marelan Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera utara. 

Pasalnya, Polres Pelabuhan Belawan tidak mampu untuk menutup lokasi praktek perjudian Samkwan dan peredaran Narkoba di Pasar 7 Desa Manunggal. 

Buktinya sampai saat ini bisnis haram tersebut masi terus beroperasi 24 jam Nonstop seakan sudah mendapat restu dari Polres Pelabuhan Belawan dan diduga sengaja di pelihara oleh Aparat Penegak Hukum (APH) Provinsi Sumatera Utara. 

Dari Investigasi awak media di lokasi perjudian Samkwan layaknya Las Vegas ini di jaga oleh pria berbadan tegap dan berambut cepak, di sebuah gubuk gubuk terdapat segala jenis permainan judi, seperti Judi tembak ikan sekitar puluhan Unit, mesin judi rolate, Sabung ayam dan parahnya lagi lokasi tersebut di jadikan tempat peredaran Narkoba. 

Padahal sudah jelas tertulis di Telegram Kapolri Nomor : ST/2122/X/RES.1.24./2021, tanggal 12 Oktober 2021 Menyebutkan 'Tindak tegas semua praktek perjudian terutama yang meresahkan masyarakat'. Anehnya Jajaran Polres Pelabuhan Belawan Polda Sumatra Utara tidak menjalankan intruksi dari Mabes Polri yang seakan Polres Pelabuhan Belawan Menentang Kapolri. 

Masyarakat sekitar Helvetia dan Marelan sudah merasa sangat resah terhadap Lokasi Perjudian tersebut karna diduga kerap dijadikan lokasi untuk praktek perjudian tembak ikan dan transaksi Narkoba.

Seorang warga saat ditemui di sekitar lokasi, tepatnya di ruko jalan marelan mengaku sangat resah dan hanya bisa pasrah terhadap lokasi Perjudian dan peredaran narkoba tersebut. 

"Kami sudah resah bang, sabu macam jualan kacang goreng seperti pajak melati ramainya pembelinya dan lihatlah sekarang di kampung kami itu disanalah lokasi surganya praktek perjudian dan pecandu narkoba, terlihat Mobil dan sepeda motor keluar masuk ke lokasi hanya ingin main judi tembak ikan dan belanja sabu di situ". Sebut pria keturunan Tionghoa ini yang sudah tinggal puluhan tahun di Helvetia, Jumat (12/11/2021) Siang. 

"Nama saya tolong jagan dimuat ke media ya bang, saya tau anda wartawan kalau di muat nanti saya di cari cari mereka, saya berharap dari media ini, BNN RI bersama Mabes Polri untuk membentuk tim untuk segera menggrebek lokasi tersebut, karena kalau petugas setempat melakukan rajia, saya sudah ragu dan kwatir akan tidak maksimal, " Terangnya Kesal. 

Saat Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Faisal Rahmat, SIK, SH, MH di konfirmasi terkait masi beroperasinya praktek perjudian layaknya Las vegas di pasar 7 Helvetia melalui pesan whatsapp, Jumat (12/11/2021) mengatakan setiap yang sifatnya penyakit masyarakat akan kita tindak. "Terang Kapolres Pelabuhan Belawan. 

Hingga berita ini di terbitkan lokasi Praktek perjudian Pasar 7 Helvetia masi tetap beroperasi dan terkesan menantang Aparat Penegak Hukum Sumatra Utara. 

(Edo Tarigan/SPOL)
×
Berita Terbaru Update