-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Petani Babak Belur Diserang Sekelompok Preman, Pospera Sumut Desak Polisi Tangkap Pelaku

Senin, 10 Januari 2022 | Januari 10, 2022 WIB Last Updated 2022-01-10T01:55:44Z


Asahan, sumutposonline.com - Sekelompok petani sawit di Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Sumut, Diserang dan dianiaya oleh puluhan preman, Pada hari minggu (9/12/20221) sekitar pukul 01.00 wib dini hari. 

Akibat perbuatan tersebut, beberapa petani mengalami luka-luka masing-masing, Budiman Nainggolan (47), Rizki Yusuf Siregar, Edison Harianja dan Regen Pandiangan (28).

Penyerangan ini diduga terkait konflik lahan di daerah tersebut yang telah terjadi sejak tahun 2015.

Salah satu korban, Budiman Nainggolan menjelaskan, penyerangan bermula saat mesin genset di gubuk mereka kehabisan minyak. Kemudian, dua orang diantara mereka pergi membeli bahan bakar.

Foto : Salah Satu Korban Penganiayaan

Secara tiba-tiba, kelompok preman tersebut datang dengan menggunakan senter kepala sambil mengatakan "Keluar kalian semua" dan mereka sudah berpencar Ada yang merusak tenda dan diruntuhkan. Nah, tanpa perlawanan dari petani, para preman menunjangi para petani yang pada tidur," ujar Budiman

Budiman menambahkan "Beberapa orang bisa kita kenali wajahnya. Dan dari nama-nama yang tersebut dari suaranya bisa kita kenali," katanya.

Ketua DPD Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Sumut Liston Hutajulu yang mendampingi petani tersebut berharap pihak polisi dapat menindak tegas akan hal tersebut.

"Saya sudah sampaikan ke Bapak Kapolres Asahan dan akan ditindaklanjuti, termasuk kepada Bapak Dir Krimum Polda Sumut baik responnya, Bapak Kapolda juga baik responnya. Kami hanya meminta, pelaku harus ditangkap dalam 1 X 24 jam," kata Liston.

Terpisah, Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira mengaku pihaknya telah menerima laporan kasus tersebut dan akan menindaklanjuti serta Sedang kita selidiki, "Pungkas Kapolres Asahan. 

(RAHMAD/SPOL) 






×
Berita Terbaru Update