-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Diduga Merasa di Hina dan Dilecehkan, IRT ini Akan Laporkan Seorang Diduga Oknum TNI AD ke Polisi Militer

Jumat, 18 Februari 2022 | Februari 18, 2022 WIB Last Updated 2022-02-18T13:56:59Z


Medan, sumutposonline.com - Diduga , Seorang Ibu Rumah Tangga Sebut Saja Ibu NN (43) ,mengaku bahwa dirinya diduga mendapatkan sebuah pesan WhatsApp dari seseorang yang ia duga adalah seorang Oknum TNI Angkatan Darat. Diduga berpangkat Pelda yang bertugas di salah satu kesatuan yang ada di Kota Medan. Isi pesan whatsapp itu diduga berisi kata kata yang tidak pantas dan menghina serta merendahkan martabatnya.

Kepada Wartawan ,Ibu NN (43) menjelaskan bahwa oknum tersebut telah mengirimkan pesan yang tidak baik kepada dirinya , dimana pesan tersebut bisa membuat rusak rumah tangganya ,karena adanya kata kata yang menyebutkan kata kata yang tidak pantas dibaca ataupun di lihat (**NTE MEDAN DAPAT DUIT) dan (Punya Rumah100 Mobil 100 yang tidak ngerti kaya lihat nya yg ngerti dapatnya hina, tergantung cara melihatnya) saya tidak terima adanya kata kata tersebut yang dikirim ke saya , saya merasa nama baik saya tercoreng atas kiriman pesan tersebut. 

“ Kami memang sudah kenal lama dengan oknum Mhz tersebut, karena oknum Mhz tersebut sempat ikut bekerja dengan kami bertahun tahun untuk membebaskan sejumlah lokasi lahan di Pagar Merbau Deli Serdang . sebelum terjadinya kiriman chat tersebut, kami sempat memediasi keponakannya yang  sering menggangu anak saya , kami malakukan mediasi karena kami mengenal mereka dengan baik dan saya “menduga” dia tidak terima dengan mediasi tersebut dan munculah kiriman wa tersebut kepada saya dan saya tidak tau apa maksud dan tujuan Pelda Mhz itu mengirimnya kepada saya,”Tegas Ibu NN

Masi Kata Ibu NN , kami sempat chat panjang sebelum adanya dugaan chat yang tidak pantas tersebut, saya sempat meminta kepada oknum tersebut supaya menyampaikan kepada keponakan nya agar tidak menganggu putri saya,” Tutur Ibu NN di Kediamanya di Percut Deli Serdang (18/2/2022) Pagi. 

Ditambahkan Ibu NN, saya sudah kordinasi ke Polisi Militer (Pomdam 1BB), Mungkin Besok Pada tanggal 19/2/2022 akan kami buat laporan resmi ke Polisi Militer. saya tidak terima atas kata kata (TEXT) yang dikirimkan yang saya duga dari Oknum TNI MHZ tersebut besok akan saya laporkan “dugaan” ujaran kebencian tersebut ke Polisi Militer,Tandas Ibu NN. 

“Namun jika Pelda Mhz ingin menyelesaikan masalah ini, Sampai saat ini kami masi membuka pintu untuk masalah ini dapat diselesaikan dengan kekeluargaan,”Pungkas Ibu NN. 

Pelda Mhz saat di konfirmasi 18/2/2022, Pukul 09.27 Pagi menjelaskan bahwa, dirinya tidak bermaksud untuk mengirim wa terhadap ibu NN, karena pesan itu saya tujukan kepada saya sendiri karena saya sendiri , saya bukan bermaksud untuk mengirimkan hal tersebut dan mengatakan hal tersebut kepada ibu NN.

“Jadi begini bang, ada wa masuk yang tidak saya kenal , awal kata katanya, jangan mendem aja dirumah kayak cewek , itu wa awal masuk , jadi saya balas , ini siapa yang jelas saya bilang, Karena saya dibilang mendem , saya dibilang cewek , saya bilang saya aja sekalian (L**TE) itu saya mengatakan untuk diri saya sendiri , maksud saya hal itu saya katakan untuk saya sendiri bang , bukan untuk ibu NN,” Ujar Pelda Mhz. 

Ketika dikonfirmasi pernah bekerja sama dengan Ibu NN, Pelda Mhz mengatatakan bahwa dirinya hanya membeli lahan yang dikabarkan akan dijadian sebagai perluasan lokasi pelindo namun hal tesebut membuatnya kecewa dan tidak lagi bekerjasama dengan Ibu NN. 

Ketika disinggung soal 100 rumah dan 100 mobil , Pelda Mhz menjawab setelah beberapa hari , masuk ke wa saya dan saya kembali Tanya dengan kata kata “ siapa ini”, saya tidak kenal nomor tersebut dan nomor tersebut menjawab Level kita berbeda , mungkin ibu NN salah mengartikan pesan saya . saya balas untuk diri saya sendiri , Mau punya mobil 100 Mau punya rumah 100 untuk saya tujukan untuk diri saya sendiri,”pungkasnya

Ketika dikonfirmasi kembali mengenai laporan Ibu NN ke Pomdam 1 BB, Pelda Mhz mengatakan tidak tau akan hal tersebut dan menjelaskan, ”tolong abang jangan salah arti, kalau itu semuanya saya artikan untuk saya diri sendiri dan buka untuk Ibu NN dan saya juga tidak tau bahwa nomor telepon dia yang ada chat dengan saya . 

Letkol Czi Renggo Yudi Ariesko, S.E. selaku Danyonzipur 1/DD saat di konfirmasi pada 18/2/20202 Pagi menjelaskan bahwa dirinya belum mengetahui adanya hal tersebut, “Kita masi mendalami apakah itu anggota kita apa bukan , karena juga belum ada laporan kepada saya.

Beberapa waktu kemudian, di konfirmasi kembali kepada Danyon dan danyon pun mengirimkan sebuah pesan, “Pak nanti di hubungi pasi intel saya. Krn tdk ada permasalahan seperti yang diinfokan. Hanya ada nomor yg tdk di kenal yg kirim ke anggota, shg terjadi saling WA dan anggota kita tdk kenal dg yg an. NN. Info tdk ada penghinaan. Iya,saya juga blm tahu ttg kebenaran info yg di berikan pak leo. Krn saya juga blm tahu korbanya seperti apa. Makanya saya bingung mau infokan apa.

Terpisah, Kapendam Kodam 1 Bukit Barisan Kolonel Kolonel Inf. Donald Erickson Silitonga, S.Ip saat di konfirmasi mengenai hal tersebut pada tanggal 18/2/2022 menjelaskan bahwa, itu adalah HOAX, tidak benar , sudah kami cek dan tanyakan kepada anggota yang bersangkutan, anggota tidak ada yang kenal dengan nomor tersebut dan dari Pomdam juga tidak ada konfirmasi ke kesatuan.

(CH/SPOL) 
×
Berita Terbaru Update