-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Seberangi Danau Toba, Kapolda Sumut Turut Serta Bersama Presiden RI

Kamis, 03 Februari 2022 | Februari 03, 2022 WIB Last Updated 2022-02-03T05:33:36Z


SUMATERA UTARA, sumutposonline.com -Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak, MSi turut serta bersama Presiden RI Ir H. Joko Widodo menyeberang Danau Toba dari Pelabuhan Ajibata Kabupaten Toba ke Pelabuhan Ambarita Kabupaten Samosir, Rabu (2-2-2022).

Sesampainya di Kabupaten Samosir Prosesi adat Batak turut menyambut kehadiran Presiden RI Ir H. Joko Widodo dalam kunjungan kerja di Provinsi Sumatera Utara.

Sebelum menaiki kapal feri, Presiden RI Ir H. Joko Widodo tampak diberikan kain ulos yang diselempangkan di pundak kanan Presiden oleh Ketua 1 Lembaga Adat Dalihan Natolu Kabupaten Toba Jonang M.P. Sitorus, menyebut bahwa ulos yang diberikan adalah sebagai pertanda penyambutan yang sangat mendasar dari rakyat kepada pemimpinnya.

“Satu helai lembar yang bernama Ulos Pinussaan. Ulos Pinussaan itu artinya ialah ulos pembungkus berkat, Agar Bapak Presiden diberkati oleh Tuhan dalam memimpin bangsa Indonesia dan tetap menjalankan roda pemerintahan Indonesia tetap diberkati Tuhan, diberi kesehatan, diberi nikmat,” jelasnya.

“Ulos itu hanya bisa dipakai orang yang sudah punya cucu. Kami tahu Bapak Presiden sudah diberkati Tuhan cucu. Maka Bapak Presiden sudah berhak memakai Ulos Pinussaan itu,” tambahnya.

Setelah kain ulos diberikan, prosesi adat dilanjutkan dengan penaburan beras yang memiliki makna meminta berkat kepada Tuhan dan diharapkan berkat tersebut datang kepada tamu yang datang ke tanah Batak.

Selain itu, Kedua prosesi tersebut juga merupakan cara untuk menghargai nilai-nilai dasar budaya masyarakat yang ada di sekitar Danau Toba. Diharapkan, Tamu yang disambut juga diberikan keselamatan.

“Kita tetap menghargai adat Batak itu dengan memberikan ulos dan penaburan beras sebagai lambang keselamatan yang sudah diberikan Tuhan kepada rombongan dan Bapak Presiden RI tiba di Ajibata,” paparnya.

Presiden juga tampak menjatuhkan jeruk purut ke Danau Toba yang dimaknai sebagai nilai-nilai dasar bagi orang Batak yang sudah turun menurun bahwa jeruk purut ini bisa menyembuhkan penyakit dan bisa menyembuhkan hati bagi warga masyarakat di kawasan Danau Toba.

“Kita berharap dengan dijatuhkan oleh Presiden RI jeruk purut ke Danau Toba bahwa Danau Toba ini akan menjadi danau yang aman, danau yang tenang untuk dilalui semua pelayaran yang ada di Danau Toba,” ungkapnya.

Turut menyertai Presiden saat berlayar menuju Kabupaten Samosir antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak dan Pangdam I BB Mayjen Hasanudin.

(H.B LUBIS/SPOL)
×
Berita Terbaru Update