-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Mendapatkan Perlawanan, PTPN-2 Tetap Lanjutkan Pembersihan Areal HGU Bangun Sari dengan Persuasif

Kamis, 24 Maret 2022 | Maret 24, 2022 WIB Last Updated 2022-03-24T15:35:59Z


Deliserdang, Sumutposonline.com - PT Perkebunan Nusantara 2 (PTPN-2) Tanjung Morawa melanjutkan pembersihan lahan yang diduduki oleh pengarab di lahan HGU aktif PTPN-2 nomor 96 bangun sari kebun bandar khalifah yang sudah berlangsung selama 4 (empat) hari, yang dimulai pada Senin (21/3/3/2022). 

Dalam pembersihan lahan di hari ke 4, Kamis (24/3/2022) terjadi bentrokan antara pengamanan PTPN 2 dengan  masyarakat penggarap dilokasi, dan menimbulkan korban pemukulan yang di alami oleh Asmar Benny (Stringer TVone), dan korban dari  PTPN 2 Amrisyah Harahap (SPP PTPN 2) dan Sumiran (security PTPN 2).

Humas PTPN-2 Rahmat Kurniawan Menjelaskan, Sangat menyesalkan atas terjadinya bentrokan tersebut dan berharap kedepan tidak terulang  lagi kejadian serupa.
"Pada dasarnya warga yang merasa keberatan karena tanamannya  belum menerima tali asih. Namun, begitupun sudah banyak juga warga yang menerima tali asih untuk penggantian tanaman warga, PTPN 2 masih terus menginventarisir warga yang bersedia untuk menerima tali asih atas tanaman mereka yang ada di atas lahan HGU tersebut"  jelas Rahmat saat di temui awak media ini di Posko areal HGU No.96 Bangun Sari, Kamis (24/03/2022).

Lanjutnya, Dengan mengerahkan lima unit alat berat, Tim pembersihan yang didukung Serikat Pekerja Perkebunan (SPP) PTPN-2, Satpol PP Deli Serdang, Pengamanan Aset PTPN 2, Papam PTPN 2, Papam Distrik Rayon Selatan, dan PT. Nusa Dua Propertindo (PT NDP) untuk menjaga keamanan, melakukan pembersihan di areal yang selama ini diusahai masyarakat sebagai areal tanaman palawija, dan pembersihan lahan ini akan terus berlanjut sebagai langkah optimalisasi Asset Perusahaan" terangnya. 

Meski begitu, pihak PTPN-2 tetap mengakomodir permintaan masyarakat, sepanjang masih bisa ditolerir.
" Kita tetap berusaha mengambil langkah -langkah persuasif," Ucapnya.

Menurut Rahmat, rencana areal HGU No.96 Bangun Sari Kebun Bandar Klipa, tahap awal ini akan dijadikan areal tanaman tebu, untuk memperluas areal tebu PTPN-2. Diharapkan sekitar 200 hektar dari 300,6 hektar HGU No.96 bisa segera diland-clearing untuk tanaman tebu.

Dalam kesempatan itu juga Ketua Umum Serikat Pekerja Perkebunan (SPP) PTPN-2 Ir. Mahdian Triwahyudi, SH, MHum mengatakan pembersihan lahan ini akan terus tetap dilakukan dan terus berjalan sebagai bentuk kepedulian Karyawan dalam menjaga areal HGU PTPN 2 yang digarap oleh masyarakat.
kedepan lahan ini kembali kepada Negara yang nantinya dapat berkontribusi positif kepada  ekonomi Deli Serdang dan Sumatera Utara yaitu dalam jangka pendek akan ditanaman tebu, harap Mahdian.

Mempertahankan HGU merupakan harga mati bagi Karyawan PTPN 2, sehingga nantinya PTPN 2 Jaya dan Karyawan Sejahtera, sebut Mahdian mengakhiri.

(RED/SPOL)
×
Berita Terbaru Update