-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pak Kapolri, Kabupaten Tanah Karo Masih Tumbuh Subur 303, Diduga Bandar Kebal Hukum

Senin, 22 Agustus 2022 | Agustus 22, 2022 WIB Last Updated 2022-08-22T13:48:09Z

KARO | Sumutposonline.com

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo Baru - baru ini dengan tegas menyatakan akan membumi hanguskan semua jenis perjudian baik darat dan online, Dan akan mencopot siapa saja yang tidak mengindahkan intruksi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

Baik itu Kapolda, Dir, dan Kapolres akan saya copot" tegas Kapolri. 

Faktanya intruksi itu seakan tidak berlaku di wilayah Kabupaten Karo, Polres Tanah Karo. 

Pantauan Sumutposonline.com di lapangan praktek perjudian (303 red) masih tumbuh subur di sejumlah kecamatan yang ada di kabupaten Karo. Bahkan masih menjalar sampai ke pelosok desa seperti judi jenis toto gelap (togel) terkesan para juru tulis (jurtul) dan bandar judi togel tersebut kebal hukum. 

Para jurtul secara terang - terangan menunggu pembeli kupon sesat di sebuah kedai kopi, seakan tampak himbauan sang Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo tak didengar oleh bandar judi di bumi turang.

Batu Tarigan ,dan Ganjang ginting warga Kecamatan Munte, Karo Minggu, ( 21/08/2022) kepada sejumlah wartawan mengatakan agar melalui pemberitaan media massa  aparat penegak hukum di wilayah Kecamatan Munte dapat segera melakukan Rajia penertiban dan penangkapan terhadap pelaku juru tulis (Jurtul) toto Singapore dan Toto Hongkong. 
Dikatakannya lagi bahwa bandar- bandar kecil banyak yang telah tumbuh di desa-desa sehingga aparat penegak hukum sering merasa kesulitan dalam pemberantasan gerakan 303 tersebut.

Hal senada juga disampaikan warga Tiga Binanga yang mengaku Banyak Sebayang dan juga bermarga Tekang mengakui di kedai kopi dekat rumahnya ada setiap malam yang menjual kopon togel yang tak pernah di sentuh aparat penegak hukum.

" Diatas meja tersedia tafsir Mimpi Jaya Baya dan angka keluar serta para pembeli diberikan kopon block tanda pasang nomor," kata Sembiring yang mengaku saat pesta -pesta di Desa Gunung Kacamatan Tiga Binanga melihat sangat bebas membeli nomor undian tersebut.
Juga warga Unjuk Br Ginting Kecamatan  Payung mengeluhkan masih adanya penjual kopon tebakan nomor di desanya yang sudah mulai meresahkan karena generasi muda didesa tersebut sudah mulai cendrung untuk membeli nomor undian tersebut.

" Para generasi muda itu sudah mulai bertanya antara sesamanya tentang mimpinya menurut buku primbon jaya baya yang selalu terletak di meja kede, " ujarnya.

(LIN/SPOL)
×
Berita Terbaru Update