-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Viral Kutipan Parkir 5000 Diduga Liar di Parapat, Bobi Sitinjak Beri Klarifikasi, Jukir Dimana

Rabu, 22 Maret 2023 | Maret 22, 2023 WIB Last Updated 2023-03-22T07:52:27Z

MEDAN | Sumutposonline.com

Viralnya sebuah perbicangan hangat di media sosial antara pemilik mobil BS dengan “petugas parkir” MS di kawasan Pantai Bebas Parapat dalam beberapa hari terakhir, akhirnya netizen membentuk polarisasi tiga pendapat.

Satu membela pemilik mobil yang meminta penjelasan tentang hak dan penggunaan uang parkir Rp5.000,-. Satu lagi membela “petugas parkir” MS. Satu pihak lagi tidak membela siapa pun.

Akhirnya Bobi Sitinjak (BS) memenuhi undangan klarifikasi yang di layangkan oleh Polsek Parapat Polres Simalungun dengan nomor surat  B/71/III/2023/Reskrim agar menjelaskan kejadian yang sebenarnya, tertulis di surat undangan tertanggal, Selasa (21/03/2023), tapi pantauan awak media tidak kelihatan MS juru parkir (jukir) yang kabarnya sudah di berhentikan.

Kepada awak media setelah selesai hasil klarifikasi, Bobi Sitinjak mengatakan 

"Dasar hukum tentang parkir di Kabupaten Simalungun tertuang dalam Peraturan Bupati (PERBUP) Kabupaten Simalungun Nomor 20 Tahun 2019. Perubahan Atas Peraturan Bupati Simalungun Nomor 31 Tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Simalungun Nomor 10 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum Bidang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum" ujarnya menguraikan soal Retribusi parkir.

Sambung Bobi Sitinjak, Pertanyaannya, mengapa Dinas Perhubungan Kabupaten Simalungun tidak melaksanakan Petunjuk Teknis atas Perbub Nomor 20 Tahun 2019? Apakah ini dugaan pembiaran atau ada unsur kesengajaan? Atau menunggu terjadinya perbincangan hangat dan viral antara saya dan MS?" Jelas Bobi Sitinjak.

Ditetapkannya Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan bahkan sebagai super prioritas. Sepatutnya kita secara bersama-sama; pemerintah daerah, masyarakat/kelompok di sekitar Danau Toba, pengusaha, dan wisatawan memiliki kesadaran bersama. KSPN Danau Toba sebagai tempat nyaman bagi siapa saja yang datang berkunjung, dan masyarakat sekitar maupun pengusaha memperoleh benefit melalui layanan yang diberikan.

"Tanpa adanya kesadaran bersama antara stake holder di KSPN Danau Toba untuk memberikan pelayan terbaik bagi wisatawan, maka kita seolah masuk dalam sebuah ilusi KSPN Danau Toba mampu sejajar dengan pariwisata di Pulau Dewata (Bali), apalagi menjadi Monaco of Asia" tegas Bobi Sitinjak.

Apa yang dilakukan BS dengan memviralkan perbicangannya dengan MS, semoga bertujuan untuk menyampaikan pesan, bahwa parkir di kawasan wisata perlu dibenahi.

Apa yang dilakukan oleh MS, semoga bukan sebagai bentuk premanisme di suatu kawasan wisata super prioritas, akibat dari kekosongan atau ketidakhadiran pemerintah daerah sebagai regulator.

Kiranya peristiwa ini sebagai bahan masukan dan perbaikan kepada pemerintah daerah dan khususnya Dinas Perhubungan Kabupaten Simalungun.

Klarifikasi yang dilakukan oleh MS di media sosial akibat viralnya perbincangan hangatnya dengan BS, patut dihargai dan ucapan Lae hasian terhadap BS sungguh menyentuh.  Jika Lae MS dalam klarfikasi tersebut menarik ucapannya yang mengatakan “unang ma bayar, asa hubolai mobil mon”, lebih mantap lagi.

Secara khusus saya ucapkan terima kasih kepada seluruh rekan juang Pemuda Batak Bersatu (PBB), PAC Girsang Sipangan Bolon (Girsip), Kab. Simalungun, Ketua PAC Laeku  Elfrits Agustian Sihombing, Sekretaris PAC Laeku Junen Manik, Bendahara PAC Laeku Virdaus Bakkara, dan seluruh jajarannya, atas pendampingan nya sejak siang hingga sore hari acara selesai" ujarnya kepada awak media.

Terimakasih kepada Polsek Parapat yang telah menanggapi dan mengundang untuk di hadirkan langsung menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, sehingga semuanya terang benderang dan lurus, terimakasih untuk semua sahabat yang memberikan support baik langsung dan tidak langsung. 

"Untuk kebaikan semua, pasti bisa Wisata Sumut khususnya Danau Toba pasti semakin bergerak kearah yang lebih BAIK dan maju, hita do paturehon i, jala na ikkon rap do hita  mambaen i asa ture, songon hata ni Amang Alm. Gubernur R. I. Siregar, marsipature hutanabe, Horasss Horasss Horasss" pungkasnya.

Amatan awak media organisasi masyarakat PAC PBB Girsip langsung dihadiri oleh Dankorlap Charles sinaga, Ketua Elfrits A P Sihombing, 
Bendahara Virdaus M Bakkara, Wakil Bendahara Masni Sipayung, Provost Hema malini manik, Kabid Wirausaha Harki Sinaga, Kabid Pers Donald Sinaga, Kadiv DPC simalungun Gokma nainggolan.

(SEPTIAN/SPOL) 
×
Berita Terbaru Update