-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

ANDRINUKA SEBUT DINAS KOMINFO HANYA SEBAGAI PERWAKILAN PENGHUBUNG DARI PT. STSA DALAM PEMASANGAN VIDEOTRON

Rabu, 29 November 2023 | November 29, 2023 WIB Last Updated 2023-11-29T07:52:33Z
Foto :Videotron di jalan pahlawan, kota tanjungbalai

Tanjungbalai | Sumutposonline.com 

Terkait videotron yang berada Jalan Pahlawan tepatnya pada dinding atas Kantor Lurah TB Kota II Jalan Pahlawan Kota Tanjungbalai yang diputus daya listriknya oleh pihak PT. PLN ( Persero ) ULP Kota Tanjungbalai karena diduga mencuri arus daya listrik. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Pemerintah Kota Tanjungbalai Andrinuka Saptana, S.Sos kepada wartawan menyatakan bahwa videotron tersebut bukan milik Pemkot Tanjungbalai melainkan milik pihak ketiga sedangkan Dinas Kominfo Kota Tanjungbalai hanya sebagai perwakilan penghubung saat pemasangan videotron tersebut. 

" Itu kan bukan dari kominfo, itu dari pihak ketiga. Kita kan ( Dinas Kominfo red ) hanya sebagai perwakilan disini untuk mengetahui itu ( videotron red ) terpasang, " ucap Kadis Kominfo Kota Selasa ( 28/11/2023 ) melalui sambungan telpon. 

Saat diperjelas pihak ketiga pemilik dari videotron yang bermasalah tersebut, Kadis Kominfo mengungkapkan bahwa Perusahaan Sirup PT. STSA yang memasang videotron tersebut untuk berinvestasi di Kota Tanjung Balai. 

" Videotron itu milik Sarang Tawon dan sifatnya komersial yang dapat menambah pendapatan asli daerah. Tayangan yang tampil di videotron itu memang dari kami ( Diskominfo-red ), tetapi pengelolanya adalah pihak Sarang Tawon, " kata Andrinuka Septana. 

Ditempat terpisah Manajer PT. PLN ( Persero ) ULP Tanjung Balai Harry Polmatua Parulian Marbun kepada wartawan ketika dikonfirmasi terkait pemilik dari videotron yang dilakukan pemutusan daya listrik oleh PLN mengatakan, pihaknya sedang mencari penanggung jawab videotron di Kantor Lurah TB Kota II Kecamatan Tanjung Balai Selatan. 

" Tim kami sudah melakukan penertiban pemakaian daya yang tidak sesuai untuk pengoperasian videotron itu. Saat ini kami sedang menelusuri pihak yang bertanggung jawab, " ujar Harry Polmatua Parulian Marbun.

(Syafrizal Manurung/SPOL) 
×
Berita Terbaru Update