-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Diduga Oknum Camat di Tapteng Kerahkan ASN Pilih Caleg Tertentu, Irma Hutabarat "Saya Adukan Hal Ini Ke Bawaslu"

Senin, 22 Januari 2024 | Januari 22, 2024 WIB Last Updated 2024-01-22T03:09:49Z
Foto: Irma Hutabarat

Tapteng | Sumutposonline.com

Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Irma Hutabarat berencana melaporkan oknum Camat di Tapanuli Tengah yang terbukti melakukan pelanggaran pemilu.

Hal tersebut dikarenakan Camat Sirandorung, Effendy Resmin Hutabarat telah terbukti mengerahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yakni para Kepala Sekolah untuk memilih caleg-caleg dari Partai Nasdem. 

Apalagi dalam video yang viral beberapa waktu lalu itu, Effendy melakukan pengerahan itu di Kantor Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Viral di sosial media Tiktok @manusia_lemah64, Camat Sirandorung, Effendy Resmin Hutabarat mengerahkan para Kepala Sekolah untuk memilih Caleg DPR RI dan Caleg Provinsi dari Partai Nasdem. 

Dalam video tersebut, Effendy pun terang-terangan menyampaikan niatnya untuk membirukan Sirandorung. 

“Yang di DPR RI sudah jelas nomor dua Ririn Riana Pasaribu. Kalau di Provinsi, nomor urut satu sudah jelas Rahmansyah Sibarani. Kalau di Kabupaten mungkin Bapak dulu Kepala Sekolah sudah tahu siapa, dari Daerah kita” kata Effendy dalam potongan video berdurasi 3 menit 12 detik tersebut.

Irma mengungkapkan tidak bisa mendiamkan kejadian ini. Hal tersebut dikarenakan Kabupaten Tapanuli Tengah merupakan daerah pemilihannya. 

Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran pun ingin menyampaikan temuan ini ke Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu.

“Temuan ini akan saya laporkan ke Bawaslu. Kecurangan semacam ini tidak boleh terjadi di daerah pemilihan saya, kampung halaman saya. Saya harap tidak boleh ada yang berani-berani melakukan kecurangan semacam ini lagi di Tapteng dan daerah-daerah lainnya. Kejadian semacam ini bisa merusak demokrasi yang sudah berjalan baik di Negeri ini,” kata Irma pada Senin 22 Januari 2023.

Irma pun menduga hal ini diotaki ada pihak yang berupaya berbuat curang pada Pemilu kali ini. Irma mengungkapkan sudah mencatat nama orang tersebut namun belum ingin disampaikan ke publik.  

“Saya menduga kecurangan ini diotaki oleh salah seorang Mantan Bupati Tapteng. Tidak perlu saya sebutkan namanya. Berdasar curhatan masyarakat ketika saya berkampanye di Tapteng saya mendengar di era kepemimpinannya, Masyarakat Tapteng dipaksa biru semua. Hal ini tidak bisa didiamkan. Masyarakat tidak boleh terus dibodohi,” ucap Irma.

Diketahui bahwa Irma Hutabarat telah maju sebagai calon anggota DPR RI dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Pemilihan Umum 2024. 

Irma menjadi calon legislatif dengan daerah pemilihan kampung halamannya yakni Sumatera Utara 2. 

Dapil Sumut 2 meliputi Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Labuhan Batu, Toba Samosir, Mandailing Natal, Humbang Hasundutan,  dan Samosir. 

Selanjutnya, Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Nias, Nias Utara, Nias Selatan, Nias Barat, Kota Gunung Sitoli, Padang Sidempuan, dan Sibolga.

Irma dikenal sebagai jurnalis, presenter, dan aktivis yang turut mendirikan Komisi Pemberantasan Korupsi dan Indonesia Coruption Watch (ICW). 

Saat ini Irma merupakan ketua dari Komunitas Civil Society Indonesia dan turut mendirikan Citarum Care yang peduli dengan membersihkan Sungai Citarum yang dulunya sangat tercemar. 

Perempuan berambut perak ini kembali viral ke publik setelah turut serta memperjuangkan kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J beberapa waktu lalu. 

(Septian Hernanto/SPOL) 
×
Berita Terbaru Update