-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Mandor "Nitra" Tabrak Seorang Wanita di Namorambe Sepakat Berdamai

Selasa, 23 Januari 2024 | Januari 23, 2024 WIB Last Updated 2024-01-23T08:06:48Z
Foto :Korban dipeluk erat sepakat untuk berdamai

DELISERDANG | Sumutposonline.com

Mandor PT Nitra menabrak seorang wanita inisial br tarigan (60) di desa kuta tengah, kecamatan namorambe kabupaten deliserdang sepakat berdamai, Selasa (23/1/24). 

Terkait berita miring yang dapat merugikan nama baik keluarga besar PT Nitra, Soal mandor menabrak nenek umur 60 tahun dan PT Nitra tidak bertanggung jawab serta diduga mengancam oknum yang mengaku wartawan itu tidak benar. Hal itu dijelaskan oleh pihak PT Nitra melalui mandor berinisial ITS (51) kepada awak media. 

"Diisukan saya mengancam oknum wartawan semua itu tidak benar, itu berita miring".tegasnya.

Mandor PT Nitra, ITS menjelaskan bahwa pada saat kejadian pada tanggal 12 Januari 2024 adanya insiden kecelakaan saat mengendarai sepeda motor dan langsung menjumpai korban br Tarigan (60) bersama perangkat desa untuk meminta maaf dan sepakat berdamai.

“Setelah kejadian itu, pada malam harinya saya langsung menjumpai br tarigan dirumah nya untuk meminta maaf didampingi warga dan perangkat desa kuta tengah kecamatan namorambe untuk sepakat berdamai”. ucapnya.
Foto: korban Br tarigan dan ITS menandatangani surat perdamaian

ITS mengakui kesalahannya karena secara tidak sengaja menabrak tangan br tarigan.

ITS menceritakan penyebab kecelakaan itu berawal dari adanya beberapa warga desa kuta tengah mendatangi kebun milik keluarga PT Nitra.

Dikebun tersebut sedang ada penebangan pohon mahoni, dalam penebangan pohon mahoni itu ada tanaman warga yang rusak imbas tumbang nya pohon mahoni ke kebun warga.

Mengetahui hal itu, Beberapa warga yang tidak terima datang untuk melihat tanaman miliknya dan memblokir jalan umum. Akibat pemblokiran jalan umum masyarakat sulit untuk melintas, sebab itu polisi datang untuk mengamankan jalan yang ditutup oleh beberapa warga.

Mendengar adanya warga mendatangi kebun keluarga PT Nitra, ITS sontak langsung mengendarai sepeda motor untuk mengejar lokasi kebun, dengan terburu – buru tanpa sengaja menabrak lengan korban br tarigan yang sedang berdiri bersama warga lainnya.

“Pada saat itu saya lihat warga sudah ramai berkumpul dan menutup jalan umum,saya tidak tau mau jalan dari mana lagi bang, saya terobos tidak tau nya nyenggol tangan bibik br Tarigan bang”.terangnya.

ITS mandor PT Nitra mewakili Keluarga besar PT Nitra meminta maaf atas kejadian itu, Namun, ITS tidak terima dengan berita miring yang menyudutkan dirinya.

“Saya tidak terima dengan berita miring yang beredar beberapa hari ini, seharusnya mereka mencari fakta kebenaran nya dan saya tegaskan saya sudah bersepakat berdamai dengan korban nini br Tarigan”. ungkapnya.

(RED/SPOL) 
×
Berita Terbaru Update