-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Duh, Situasi Proses Seleksi PPK Pilkada Tahun 2024 di KPU Kabupaten Deli Serdang "Mencekam"

Rabu, 15 Mei 2024 | Mei 15, 2024 WIB Last Updated 2024-05-15T05:25:48Z
Foto: Proses seleksi perekrutan calon PPK tahun 2024

Deliserdang | Sumutposonline.com

Tokoh Masyarakat di Deli Serdang dari berbagai kalangan berharap KPU Kabupaten Deli Serdang transparan dan profesional dalam proses seleksi Perekrutan Calon PPK Pilkada Tahun 2024.

Perekrutan PPK Pilkada Tahun 2024 berpedoman pada PKPU No 2 Tahun 2024.

Proses seleksi yang terdiri dari pembuatan akun siakba dan pengunduhan berkas ke siakba, penghantaran berkas langsung ke Kantor KPU Deli Serdang, ujian seleksi CAT, dan seleksi wawancara. Bahwa seluruh tahapan Proses seleksi Perekrutan PPK Pilkada Tahun 2024 telah dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Deli Serdang. 

Hal tersebut paling dinanti dan menjadi seluruh perhatian masyarakat Deli Serdang, terutama Hasil Ujian Seleksi CAT Calon PPK Pilkada Tahun 2024. 

Hasil tersebut diumumkan oleh KPU Kabupaten Deli Serdang langsung di lokasi ujian dan secara resmi di umumkan pada akun sosial media KPU Kabupaten Deli Serdang. 

Para Tokoh Masyarakat di Deli Serdang berharap KPU Kabupaten Deli Serdang menjadikan pedoman dan dasar penetapan PPK Pilkada Tahun 2024 berdasarkan kemampuan SDMnya yang dapat kita lihat dari Hasil Ujian CAT seleksi PPK Pilkada. 

Tokoh Masyarakat di Deli Serdang menilai Ujian CAT PPK Pilkada Tahun 2024 sangat baik dan profesional dilihat dari sistem ujian yang telah berbasis komputer seperti seleksi CPNS dan soal yang diterima seluruh peserta berbeda-beda dan seluruh soal tersebut langsung dari KPU RI. 

Hasil Ujian CAT tidak dapat dibohongi dan tidak dapat direkayasa. Maka dari itu Tokoh Masyarakat di Deli Serdang menganggap KPU Kabupaten Deli Serdang tidak perlu kewalahan dan ambil pusing dalam menentukan pilihan, karena pilihan KPU Kabupaten Deli Serdang seharusnya sudah tertuju pada Calon PPK yang memperoleh nilai Hasil Ujian CAT tertinggi antara peringkat 1-5. Karena PPK Pilkada Tahun 2024 yang akan ditetapkan berjumlah 5 (lima) orang. 

Besar harapan seluruh Tokoh Masyarakat di Deli Serdang PPK Pilkada se-Kabupaten Deli Serdang dipilih bukan karena titipan langit ataupun “menerima sesuatu imbalan” melainkan dipilih karena Hasil nilai ujian CAT yang tidak dapat direkayasa yang menggambarkan SDM dari Calon PPK Pilkada Tahun 2024. Tahapan terakhir pada proses seleksi perekrutan PPK Pilkada Tahun 2024 yaitu seleksi wawancara telah dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Deli Serdang pada tanggal 11-12 Mei 2024 lalu. Saat ditemui setelah selesai seleksi wawancara salah satu peserta seleksi calon PPK Pilkada Tahun 2024 di salah satu Kecamatan di Kabupaten Deli Serdang yang mengaku sebelumnya adalah PPS pada Pemilu Tahun 2024 pada Pilkada ini ingin naik kelas menjadi PPK Pada Pilkada Tahun 2024, dengan bermodalkan Peraih Nilai Tertinggi Peringkat ke-2 di Kecamatannya pada Ujian CAT calon PPK Pilkada yang dilaksanakan 6-7 Mei 2024 lalu. Saat ditanya lebih lanjut dia menuturkan bahwa motivasinya antusias mengikuti seluruh tahapan sampai dengan seleksi wawancara yaitu bahwa pertama dia sebagai peraih nilai tertinggi kedua dikecamatannya, kemudian dia punya pengalaman sebagai PPS Pada Pemilu Tahun 2024, baginya itu sudah menjadi paket komplit untuk menjadi seorang PPK.

Waktu wawancara palingan kami setiap peserta hanya 10 menit saja dan tidak banyak diajukan pertanyaan oleh Komisioner KPU dan tidak hanya soal sekitaran Pemilu dan Pilkada, bahkan itu ada teman saya yang hanya disuruh memperkenalkan diri saja sudah selesai tes wawancaranya, kalau saya Cuma ditanya mengenai tugas-tugas PPK ya saya jawab saja setahu saya, sangat diherankan juga ya dengan waktu sesingkat itu Komisioner KPU sudah dapat menilai peserta calon PPK dan dengan pertanyaan diluar tentang pemilu dan pilkada sudah punya nilai, saya tetap positif thinking aja mungkin KPU sudah punya pilihan ya semoga yang ditetapkan kami peraih nilai tertinggi pada Ujian CAT lalu, karena kalau di pikir-pikir hanya semacam formalitas saja, tapi semoga tidak ada titipan langit ataupun harus memberi “sesuatu buat pelicin” untuk masuk PPK, ucapnya. Kemudian beliau kembali berucap, “sebenarnya bang aku ikut seleksi PPK ini udah pesimis, udah down karena aku dapat info dari kawan-kawan ada isu masuk PPK selain harus punya jaringan harus "bayar", kata kawanku bang ada salah satu Komisioner KPU Kabupaten Deli Serdang yang minta imbalan untuk masuk PPK, terus itu katanya pake calo, dan calonya Eks PPK pada Pemilu Tahun 2024 lalu, kata kawanku ada 2 orang itu yang jadi calo nama dan asal Kecamatannya aku kurang tahu bang tapi pastinya di wilayah Deli Serdang. Kalau yang ku dengar-dengar bang mereka itu ngutip imbalannya menjelang hari penetapan PPK terpilih dengan berpariasi jumlahnya per-orang dan imbalan dijemput ke tempat atau bisa jumpa tengah juga katanya bang, yang penting asal udah dikasih imbalan itu udah pasti lulus katanya bang”. Aku gak mau lah ngasi gitu bang, selain gak ada sama aku itu juga kan hal yang gak benar, kekgitulah bang gimana bisa Pilkada berjalan dengan jujur dan transparan dan gimana bisa masyarakat percaya dengan penyelenggara Pemilu, mau masuk PPK aja udah main curang pake main pelicin makanya dah gawat kalilah kita ini bang, tapi selebihnya aku tetap optimis bang kan isunya cuma 1 Komisioner KPU Deli Serdang yang kekgitu, semoga 4 Komisioer KPU Deli Serdang lainnya tidak seperti itulah bang. Kemudian motivasiku yang lain sampe sekarang bang, ku lihat Eks Ketua PPK sunggal Pemilu 2024 kemaren yang udah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan kesalahan Pelanggaran Administratif Pemilu di putusan Bawaslu Provinsi Sumut aja masih bisa terpilih jadi Komisioner KPU Kabupaten Deli Serdang. Jadikan bingung kita sebenarnya kategori jadi penyelenggara pemilu itu harus seperti apa, ya aku berharap bang khususnya di KPU Deli Serdang ini proses Perekrutan PPK Pilkada ini jadi perhatian KPU, Bawaslu, dan DKPP kalau bisa pun bang sampe ke telinga pak Presiden Jokowi dan pak Prabowo Presiden terpilih mendatang biar di bagusinya lah seluruh perangkat penyelenggara Pemilu di Indonesia ini. terkhususnya Deli Serdang yang udah ada isu negatif saat Perekrutan PPK Pilkada ini, pokoknya bang kalau kami calon PPK yang Nilai ujian CAT-nya tinggi yang peringkat 1-5 kalau gak terpilih udah luar biasa kalilah bang, perlu dipertanyakan dan diusut sampai tuntas, pungkasnya.

(Red/Spol) 
×
Berita Terbaru Update