-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Viral, Oknum Polisi Polres Pelabuhan Belawan Diduga Culik dan Pukuli Oknum Wartawan, Ini Kata Kapolres

Sabtu, 05 Februari 2022 | Februari 05, 2022 WIB Last Updated 2022-02-07T15:10:57Z
Foto : Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Faisal Rahmat, SIK, SH, MH (google) 


Belawan, sumutposonline.com - Baru - Baru ini Masyarakat luas di hebohkan lagi dengan viralnya Oknum Polisi yang bertugas di Polres Pelabuhan Belawan diduga telah melakukan penganiayaan (kekerasan) dan penculikan kepada seorang oknum wartawan bersama 4 (empat) temannya.

Eryanto (44) warga Medan Denai Kota Medan wartawan media online sebagai korban penculikan dan penganiayaan menceritakan betapa berutalnya dan sadisnya perlakuan oknum polisi berinisial M bersama 4 (empat) rekannya terhadap dirinya. 

Eryanto mengatakan kepada awak media, Jumat (4/2/2022) pagi di kediamannya, bahwa dirinya menjadi korban penculikan dan penganiayaan di martubung saat ingin menjemput uang yang pernah di pakai oleh temannya berinisial PH. 

"Saya disuruh datang ke martubung mengambil uang yang pernah dipakai berinisial PH untuk perbaikan mobil, Begitu saya sampai dan ingin menghampiri PH, dan PH mengatakan itu dia, itu dia diatas kendaraan roda dua bersama temannya berinisial H.

Begitu Berinisial PH mengatakan seperti itu, langsung 4 ( empat) orang laki - laki turun dari mobil langsung memukuli saya, dan saya langsung dimasukkan ke dalam mobil lalu di bawa. " Terangnya singkat. 

Atas kejadian itu, saya langsung melapor ke SPKT Polda Sumatra Utara dengan Nomor : STTLP/B/175/1/2022/SPKT/Polda Sumatra Utara tanggal 29 Januari 2022.

Terpisah saat Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Faisal Rahmat, SIK, SH MH di konfirmasi melalui via whatsapp, Jumat (4/2/2022) terkait diduga ada keterlibatan oknum polisi berinisial M yang bertugas di Sabhara Polres Pelabuhan Belawan dalam dugaan penganiayaan dan penculikan terhadap oknum wartawan mengatakan sedang ditangani propam Polda, sama - sama kita tunggu hasil pemeriksaan Propam Polda ya.

Pernyataan Kapolres juga senada dengan Eryanto, ia menjelaskan bahwa sudah diperiksa oleh Propam Poldasu pada hari senin (31/1/2022) pagi, terkait pemberitaan penculikan dan penganiayaan yang dialaminya. 

"Hari senin (31/1/2022) pagi saya di panggil Propam Polda sumut terkait pemberitaan itu, dan saat ini saya masi menunggu kabar dari Propam Poldasu" Ujarnya. 

Masi katanya lagi, Hari senin (7/2/2022) saya diperiksa oleh unit 1 Jatanras Poldasu, tadi sudah di telpon oleh penyidiknya.

Atas kejadian menimpa saya ini, saat ini kepala saya sering terasa sakit, pusing berat dan pandangan kabur, Maka saya berharap kepada Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra agar menindak tegas jika benar oknum berinisial M itu bersalah dan meminta agar pelaku cepat di tangkap. " Harapnya.

(RED/SPOL) 
×
Berita Terbaru Update