-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Seorang Ibu Bersama Kedua Anaknya Ditemukan Tewas dengan Posisi Mulut Berbuih

Rabu, 06 April 2022 | April 06, 2022 WIB Last Updated 2022-04-06T15:31:13Z
Foto : Evakuasi Korban oleh pihak kepolisian Polresta Delisersang


DELISERDANG | Sumutposonline.com

Warga Kecamatan lubuk pakam di hebohkan dengan di temukannya seorang ibu dalam keadaan tidak bernyawa posisi mulut mengeluarkan buih diduga minum racun bersama dua orang anaknya yang masih kecil.

Dari informasi yang dihimpun awak media ini, korban boru Saragih (37) warga Jalan antara pasar 4 Kelurahan lubuk pakam kecamatan lubuk pakam Kabupaten Delisersang yang sehari - harinya bekerja sebagai guru di salah satu sekolah kejuruan di beringin di temukan tewas tergeletak di dalam kamar yang terkunci bersama kedua anak kembarnya dalam kondisi mulut mengeluarkan buih. 

Puluhan warga tampak memadati depan rumah korban untuk melihat kejadian dan sementara itu pihak Kepolisian tampak masih melakukan olah tempat kejadian perkara (tkp) didalam rumah korban.

Foto : Korban bersama kedua anaknya

Menurut ulfa (32) tetangga korban, hal ini diketahui ketika ibu korban yang biasanya datang ke rumah korban setiap sore memanggil korban dan cucunya, Namun tidak ada jawaban dan melihat pintu rumah terkunci semua.

"Orang tua korban curiga memanggil anaknya tapi tak ada jawaban dan kondisi rumah tampak sangat sunyi, orang tuanya curiga dan meminta bantuan warga sekitar untuk mendobrak pintu kamar korban yang terkunci, setelah pintu kamar dibuka paksa menggunakan linggis, korban ditemukan tergeletak dengan kedua anaknya didalam kamar," ucapnya. 

dr Alwi dari Rsu Amri Tambunan saat di konfirmasi di tempat kejadian menjelaskan bahwa ibu dan dua orang anak tersebut memang saat ini sudah tidak bernyawa dengan mulut berbuih dan hidung mengeluarkan darah, untuk lebih lanjutnya itu tugas kepolisian. 
" Ibu dan kedua anaknya ditemukan mengeluarkan buih dari mulut dan hidung mengeluarkan darah untuk perkembangan penyebab kematiannya itu tugas polisi bang" Ungkapnya sembari pergi meninggalkan awak media.

Saat ini proses evakuasi masih dilakukan dan pihak Kepolisian Polresta Deliserdang belum memberikan konfirmasi terkait penyebab kasus ini.

(RED/SPOL) 

×
Berita Terbaru Update